Description
Treatment
Skincare
Video
Melasma
written by Cut Ikhvani Audina
Medical review by dr. Dartri Cahyawari, Sp.DV
Last updated 29-March-2022

Apa Itu Melasma?

Melasma adalah salah satu bentuk hiperpigmentasi (kelebihan pigmen di kulit) yang tampak sebagai bercak-bercak cokelat. Biasanya melasma timbul secara tidak teratur di area dahi, pipi, hidung serta bibir atas. Melasma dapat timbul pada epidermis (di permukaan kulit), di bawah permukaan kulit atau keduanya. Melasma tidak menyebabkan gangguan fisik dan tidak berbahaya tetapi mengganggu secara kosmetik. Kamu dapat menyadari munculnya melasma di kulit wajahmu yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna lebih gelap dari kulitmu. Semakin dalam melasma, maka akan semakin sulit diobati atau membutuhkan perawatan berkala.

 

Baca juga: Apa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan perawatan PicoWay®?

Apa penyabab melasma?

 

Ada beberapa penyebab munculnya melasma di kulit wajah seseorang, diantaranya :

 

  • Paparan sinar matahari

Sinar matahari dapat juga memicu pertumbuhan melasma dan juga memperburuk kondisi yang ada, karena sinar UV yang dihasilkan dari paparan sinar matahari dapat mempercepat proses pembentukan melanin. Oleh karena itu, sebelum kamu beraktifitas diluar ruangan, gunakanlah selalu tabir surya untuk mengurangi resiko terjadinya melasma di kulitmu. 

  • Perubahan hormon atau kehamilan
  • Pengaruh stress
  • Pengaruh genetik
  • Pil kontrasepsi
  • Penggunaan kosmetik

 

Keberadaan melasma juga dapat semakin parah dengan penggunaan kosmetik atau perawatan kulit yang dapat menyebabkan iritasi sehingga memperburuk kondisi melasma. 

Bagaimana tanda dan gejala melasma?

 

Banyak tanda yang bisa diidentifikasikan sebagai melasma, salah satunya adalah dari tampilan melasma itu sendiri. Bercak hitam atau kecoklatan menjadi suatu tanda khas seseorang memiliki masalah melasma. 

 

Selain itu, melasma juga terbagi kedalam beberapa jenis tergantung kepada tingkat kedalamannya, diantaranya:

  • melasma pada epidermal: yaitu kondisi di mana melasma memiliki bercak berwarna coklat tua yang tegas/terlihat

 

          melasma pada epidermal

  • melasma pada dermal: yaitu kondisi di mana melasma memiliki bercak berwarna coklat muda atau terlihat pudar dan samar. Pada kondisi ini, diperlukan alat tambahan seperti wood's lamp untuk melihat dengan jelas kondisi melasma karena letaknya berada pada lapisan kulit yang dalam.

          melasma pada dermal

  • melasma campuran: yaitu kondisi melasma yang umum terjadi di mana warna dan bercaknya memiliki pola campuran.

           melasma campuran

 

Selain itu, perlu diingat bahwa melasma tidak menimbulkan rasa sakit, panas, maupun gatal. Jika kamu mulai merasakan keluhan lain seperti kemerahan, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter agar terhindar dari kondisi peradangan yang terjadi akibat melasma.

Apa perbedaan melasma dan hiperpigmentasi?

Banyak sekali orang awam yang masih bingung dengan perbedaan melasma dan juga hiperpigmentasi. Melasma merupakan suatu kondisi kulit mengalami kecoklatan atau bercak gelap pada area yang biasanya sering terpapar sinar matahari. Faktor permicu melasma biasanya sebagian besar berasal dari sistem hormon. 

 

Sedangkan hiperpigmentasi mengacu pada istilah yang lebih luas lagi, dimana hiperpigmentasi juga merupakan kondisi dimana kulit mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap atau timbul bercak yang diakibatkan karena tubuh memproduksi zat melanin berlebihan.

 

Faktor pemicu hiperpigmentasi pun lebih beragam dari melasma, bisa terjadi karena adanya peradangan atau bekas luka dan jerawat, paparan sinar matahari,  jaringan parut ataupun dipicu oleh kondisi lain seperti eksim dan psoriasis.

 

Baca juga: Apa hal yang harus dilakukan setelah perawatan Pro Yellow Laser?

Apakah melasma dapat hilang sendiri?

Melasma sebenarnya dapat menghilang dengan sendirinya, jika yang menjadi faktor pemicunya karena kemhamilan atau konsumsi pil KB. Melasma dapat pudah dengan sendirinya saat masa kehamilan selesai atau saat kamu telah berhenti mengkonsumsi pil KB. 

 

Namun, kondisi melasma pun juga bisa terjadi selama bertahun-tahun. Jika kamu mengalami hal seperti ini, perlu pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter spesialis untuk mengetahui faktor pemicu sehingga kamu dapat mengetahui perawatan yang tepat untuk menghilangkan melasma tersebut.

Bagaimana cara menghilangkan melasma?

 

Untuk mengurangi melasma di kulit wajah, perawatan yang dilakukan akan berfokus pada pergantian sel kulit dan mengangkat lapisan sel kulit lama. Terdapat beberapa jenis perawatan yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah melasma di kulit wajahmu, diantaranya :

1. Krim

 

  • Tabir surya (Sunscreen)

     UV sebagai salah satu penyebab tersering timbulnya melasma perlu dihindari. Menghalangi paparan sinar matahari dengan memakai payung, topi, sunglasses, dan pemakaian sunscreen secara teratur setiap hari dapat membantu mengurangi bertambahnya melasma.

 

  • Retinoid 

      Selain untuk mengatasi masalah kerutan, retinoid juga dikenal sebagai salah satu krim perawatan kecantikan yang efektif untuk meningkatkan warna kulit, memperbaiki keadaan kulit akibat kerusakan oleh sinar matahari, garis-garis kerut halus, dan jerawat. Dengan lebih dari 30 tahun dan bukti ilmiah, retinoid  sejauh ini menjadi produk yang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut termasuk untuk mengurangi masalah melasma di kulit wajah. Beberapa merk retinoid yang beredar di Indonesia adalah Retin-A®, Vitacid®, dan Reticor®. Pemakaian bahan ini memerlukan resep dokter.

 

  • Bleaching agent

     Pencerah wajah seperti asam azaleat, niacinamidehidrokuinonkojic acid, asam traneksamat, dan arbutin dapat diberikan pada pasien melasma sebagai kombinasi dengan retinoid acid. Pemakaian hidrokuinon harus melalui konsultasi dengan dokter dan tetap control untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi.

 

2. Tindakan

 

Pada perawatan ini, prosedur yang dilakukan adalah dengan mengoleskan bahan kimia tertentu yang diaplikasikan pada lapisan kulit untuk mempercepat pergantian sel kulit, mendorong pertumbuhan kolagen baru, menghilangkan pigmen di permukaan kulit bersama kulit yang mengelupas. Perawatan ini efektif untuk mengatasi jerawat, bekas jerawat, bintik-bintik penuaan, melasma, hiperpigmentasi, kulit kasar, kerusakan akibat sinar matahari, garis-garis halus, dan kerutan.

 

IPL adalah jenis perawatan dengan menggunakan intensitas cahaya yang dapat mengatasi berbagai masalah kulit seperti melasma, rosacea, kerutan dan masalah pori-pori besar. Teknologi ini telah mendapatkan persetujuan dari Badan POM Amerika (FDA). Perawatan ini bekerja dengan cara menggunakan intensitas cahaya yang dapat menembus ke permukaan kulit tanpa merusak jaringan disekitarnya. 

 

  • Laser 

Prosedur laser dapat dilakukan untuk memperbaiki keadaan melasma. Beberapa jenis laser dapat menjadi pilihan seperti laser fraksional non-ablatif, ablatif, dengan energi Nd:YAGErbium: YAG, Er-Glass, pada kecepatan Q-Switch ataupun Pico.

 

  • Laser Fraksional Non-Ablatif dan Ablatif

Laser ini sering digunakan pada kasus melasma, terutama menggunakan energi dari Nd: YAG maupun Er: YAG.  Dengan teknik fraksional maka luka yang timbul akibat luka laser mikro yang terkontrol akan lebih cepat sembuh.

 

  • Laser Toning

Prosedur ini mirip dengan laser ND: Yag pada umumnya, hanya saja dilakukan berkali-kali dengan energi yang rendah pada satu kali tindakan, sehingga memberikan efek mencerahkan wajah dan menaikkan tingkat warna kulit. Laser ini pun dapat dikombinasikan dengan tindakan lainnya.

 

Laser yang mengeluarkan sinar kuning ini dapat digunakan untuk mengatasi melasma maupun keluhan pembuluh darah yang nampak seperti cacing-cacing diwajah.

 

  • Q-Switched Laser

Laser ini sempat menjadi primadona untuk menangani hiperpigmentasi termasuk melasma sebelum laser Pico hadir, karena target ke pigmen dan sinarnya lebih dalam.

 

  • Laser Pico

Saat ini laser Pico masih menjadi laser yang paling baru dengan memiliki kemampuan laser yang paling cepat dalam menembakkan sinarnya, sehingga pigmen yang tertembak akan menjadi partikel yang lebih kecil dan banyak, kulit juga tidak terlalu panas seperti laser konvensional.

 

  • Laser Resurfacing

Pada perawatan ini, prosedur dilakukan dengan cara memanaskan lapisan bawah kulit untuk melukainya dan kemudian memicu respon penyembuhan kulit. Saat kulit beregenerasi, maka tekstur kulit akan membaik. Perawatan ini dianggap efektif untuk memperbaiki tekstur kulit, mengatasi masalah kerutan dan garis halus, jerawat, bintik-bintik hitam yang lebih dipermukaan dan kulit kendur.

 

 Jika kamu masih punya pertanyaan seputar keluhan melasma, silakan tanya dokter disini ya!




Other Articles