Description
Treatment
Skincare
ASK DOCTOR
Jerawat
written by Cut Ikhvani Audina
Medical review by dr. Dartri Cahyawari, Sp.DV
Last updated 16-January-2022

Ketahui Apa Penyebab & Cara Menghilangkan Jerawat

Sebelum kita membahas cara menghilangkan jerawat, apakah kalian tau kenapa jerawat gatal? dan kenapa jerawat muncul? Jerawat atau acne adalah masalah paling umum yang dialami oleh banyak orang. Menurut penelitian, jerawat biasanya mulai muncul ketika seseorang memasuki usia remaja. American Academy of Dermatology mengatakan bahwa 90% remaja mengalami masalah jerawat. Jerawat yang timbul pada masa pubertas, bisa berlanjut hingga mereka dewasa.

 

Lalu apa penyebab jerawat? dan kenapa jerawat gatal? Jerawat adalah masalah kulit yang terjadi karena peradangan yang diakibatkan oleh folikel rambut yang tersumbat minyak dan kotoran. Ketika memasuki usia dewasa, terjadi perubahan hormon androgen yang dapat meningkatkan produksi sebum sehingga memperbanyak bakteri Proprionibacterium acnes (p. acnes)  dan timbulnya peradangan yang berefek dalam munculnya jerawat di wajah. Selain di wajah jerawat juga dapat timbul di punggung, dada, dan badan.

 

Baca juga : Jenis & Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Apa saja jenis-jenis jerawat?

Jenis-Jensi Jerawat

Bentuk pada jerawat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu yang non-inflamasi dan inflamasi. Walaupun pada seseorang yang menderita jerawat lesi yang dialami tidak hanya dari satu jenis. Berikut adalah penjelasan dari setiap lesi jerawat tersebut.

 

A. Non-Inflamasi

Bentuk non-Inflamasi merupakan bentuk jerawat yang tidak meradang, yaitu komedo. Komedo terjadi ketika saluran kelenjar minyak atau sebum menebal dan menyumbat pori-pori yang menyebabkan sel kulit, sebum, dan bakteri berkumpul di dalam pori-pori sehingga terbentuklah komedo. Komedo dibedakan lagi menjadi 2 jenis yakni komedo tertutup yang disebut whiteheads dan komedo terbuka yang disebut blackheads. Penanganan komedo cukup mudah dilakukan, karena komedo merupakan jenis jerawat yang ringan. Kamu dapat menggunakan skincare yang mengandung asam salisilat dan retinoid topikal serta biasakan mencuci wajah hingga bersih.

 

B. Inflamasi

bentuk jerawat ini, biasanya ditandai dengan warna kemerahan pada jerawat dan terdapat pembengkakan akibat peradangan karena komedo yang semakin membesar sehingga mendesak ke daerah sekitar dan bertambahnya jumlah bakteri P. acnes sehingga mencetuskan peradangan. Terdapat beberapa jenis jerawat inflamasi, diantaranya:

 

• Papula 

Papula yang berupa benjolan kecil pada jerawat dan biasanya berwarna kemerahan dan mulai terasa nyeri. Hal ini terjadi ketika sudah mulai terjadi peradangan akibat P. acnes dan sumbatan yang makin besar.

         kenapa jerawat gatal pada jerawat papula

 

• Pustula 

Pada jenis ini, jerawat berupa benjolan yang sedikit lebih besar dan lunak. Biasanya untuk jenis jerawat pustula, benjolan dapat berisi nanah dan berwarna sedikit kuning atau putih.

          apa penyebab jerawat pustula

 

• Nodul

Bentuk jerawat ini berupa benjolan dibawah permukaan kulit dan terasa sakit. Pada Nodul dan dinding saluran mulai rusak dan peradangan mulai meluas ke jaringan sekitar Ini merupakan jenis jerawat yang meradang dan biasanya ketika hilang, jenis jerawat ini akan meninggalkan bekas. 

          apa penyebab jerawat nodul

 

• Kista

Bentuk kista ini oleh awam sering disebut dengan jerawat batu, yang entah kenapa disebut demikian walau tidak sekeras batu. Kista memiliki ukuran yang lebih besar dan  merupakan bentuk yang lebih berat dibandingkan dengan nodul.  Hal ini terjadi karena peradangan yang lebih hebat lagi dan semakin meluas. Sehingga sering menimbulkan bekas setelah jerawat tersebut hilang.

 cara menghilangkan jerawat kista

 

Apa penyebab jerawat?

Penyebab Jerawat

 

Terdapat berbagai faktor penyebab jerawat, diantaranya :

• Produksi minyak berlebih pada kulit wajah

Sebum merupakan pelembab alami pada kulit, tetapi terkadang kelenjar sebasea dapat memompa terlalu banyak minyak. Ketika sel-sel kulit mati menyumbat pori-pori, maka minyak dapat menumpuk di belakangnya.

 

• Saluran pada pori-pori tersumbat 

Ketika pori-pori wajah menjadi tersumbat, maka komedo akan terbentuk dan menyebabkan jerawat.

 

Baca Juga : Jenis-Jenis & Manfaat Facial Untuk Wajah

 

• Bakteri.

Bakteri jenis P. acnes yang hidup di kelenjar minyak kulit dapat berkembang dan menyebabkan peradangan.

 

• Hormon.

Hormon sangat memainkan peran dalam membentuk jerawat. Pada masa pubertas, orang akan cenderung lebih mudah berjerawat karena hormon androgen dapat merangsang produksi minyak. Pada wanita dewasa perubahan hormon menjelang menstruasi, hamil, menjelang menopause, dan menopause juga dapat timbul jerawat.

 

• Genetik 

Jika orang tua atau saudara kita pernah menderita acne, kita juga akan cenderung menderita acne

 

• Makanan Indeks Glikemik Tinggi 

Makanan-makanan dengan indeks glikemik tinggi atau mengandung gula yang tinggi akan meningkatkan insulin didalam tubuh sehingga, hormone androgen akan lebih aktif dan kemudian meningkatkan kerja kelenjar sebasea dan peradangan.

 

• Stres 

Stres berhubungan erat dengan timbulnya acne, sebagai respon terhadap stress tubuh kita memproduksi lebih banyak androgen yang akan berefek meningkatkan kerja kelenjar sebasea.

 

• Obat-obatan 

Beberapa hormon dan obat-obatan lainnya dapat menyebabkan timbulnya jerawat.

 

• Sinar Matahari 

Ultraviolet dari sinar matahari dapat menebalkan permukaan kulit, memperbesar ukuran kelenjar sebasea, dan meningkatkan produksi kelenjar sebasea.

 

• Merokok dan Polusi 

Timbulnya radikal-radikal bebas akibat merokok dan polusi dapat merubah komposisi sebum dan juga meningkatkan produksi sebum.

Kenapa jerawat gatal?

Jika kamu mengalami jerawat yang terasa gatal, hal tersebut bisa diakibatkan oleh beberapa faktor penyebab. Salah satunya adalah alergi, dimana kulit justru mengalami reaksi terhadap penggunaan skincare jerawat dengan kandungan tertentu seperti misalnya benzoil peroksida yang pada beberapa kasus dapat membuat jerawat dikulitmu terasa gatal.

 

Yang kedua, jerawat gatal bisa disebabkan karena adanya kondisi wajah yang berkeringat. Saat kulit mengalami keringat yang berlebih, tubuh juga akan memproduksi minyak yang lebih banyak, sehingga dapat mengakibatkan tersumbatnya pori-pori dan memperbanyak pertumbuhan bakteri. Ketika kondisi ini terjadi, maka jerawat dapat lebih parah dan inilah penyebab kenapa jerawat gatal.

Bagaimana cara menghilangkan jerawat?

Cara Menghilangkan Jerawat

 

Terdapat banyak cara menghilangkan jerawat, salah satunya dengan perawatan. Berikut berbagai macam perawatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan jerawat, diantaranya:

A. Obat topikal

Obat topikal yang dimaksud adalah obat yang dioleskan. Bisa mengandung retinoid, asam salisilat, benzoil peroksida dan lain-lain

 

B. Chemical Peeling

Yakni prosedur yang dilakukan dengan mengoleskan bahan kimia tertentu yang diaplikasi pada lapisan kulit untuk mempercepat pergantian sel kulit dan meningkatkan pertumbuhan kolagen baru.

Perawatan ini efektif untuk mengatasi jerawat, bekas jerawat, bintik-bintik penuaan, melasma, flek hitam, kulit kasar, garis-garis halus dan kerutan.

 

C. IPL (Intense Pulsed Light)

Yakni prosedur perawatan yang menggunakan panjang gelombang cahaya yang dapat menembus kedalam kulit untuk mengobati berbagai masalah kulit. Salah satunya adalah jerawat dengan cara membunuh bakteri dan mengatasi inflamasi, selain itu dapat juga untuk meremajakan kulit, mengurangi bulu yang tidak diinginkan dan kelainan vaskular.

 

D. LED Therapy

Terapi LED (Light Emitting Diode) merupakan perawatan yang menggunakan panjang gelombang cahaya yang dapat menembus ke dalam kulit untuk mengobati berbagai masalah, seperti kerusakan akibat sinar matahari, jerawat, rosacea, eksim, psoriasis, dan dermatitis.

 

Jika kamu masih punya pertanyaan seputar keluhan kulit berjerawat, silakan tanya dokter disini ya!