Procedure
Peeling
by. Raesindy Dzufriana
Medical review by dr. Dartri Cahyawari, Sp.DV
Last updated 14-October-2021
Cost Rp100.000 - Rp600.000
Recov. Time 2-4 hari
Type Non-Surgical
Description
Concern
Skincare
Review
Photo
Video
Clinic
Doctor
Peeling

Apa itu peeling?

sebelum kita membahas treatment peeling, kita harus tau apa itu peeling. Peeling merupakan perawatan menggunakan cairan tertentucontohnya seperti cairan salicylic acid, glycolic acid, solusio Jessner, dan lain lain untuk menghilangkan lapisan teratas pada kulit, mempercepat pergantian sel, dan meningkatkan pertumbuhan kolagen sehingga kulit menjadi lebih cerah. Tujuannya, yaitu membuat cedera yang terkontrol pada kulit dalam kedalaman tertentu. Peeling dapat menstimulasi pertumbuhan kulit baru untuk meningkatkan tekstur dan penampilan kulit.

 

Perawatan peeling efektif untuk mengatasi masalah seperti jerawat, bekas jerawatage spot, melasma, hiperpigmentasi, kulit kasar, kerusakan akibat sinar matahari, garis halus, dan keriput. Walau umumnya digunakan untuk wajah, perawatan ini bisa juga untuk leher, dada, punggung, dan tangan. 

Siapa saja yang bisa melakukan perawatan peeling?

Terdapat banyak jenis peeling yang dirancang untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Klinik yang berpengalaman bisa merekomendasikan jenis cairan yang akan digunakan dengan kekuatan dan kedalaman yang sesuai untuk masalah serta jenis kulit kamu. 

 

Namun, pilihan peeling terbatas bagi beberapa jenis kulit. Orang dengan kulit sensitif atau cenderung gelap harus menghindari peeling intens yang dalam, karena bisa menyebabkan terbakar, bekas luka, atau hiperpigmentasi. Pasien dengan warna kulit cenderung gelap akan mendapatkan hasil yang diinginkan dengan peeling cenderung ringan. 

Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan perawatan peeling ini.

Bagaimana prosedur selama melakukan perawatan peeling?

Secara umum, peeling bekerja dengan mengelupas kulit dengan melarutkan ikatan antara sel-sel kulit lama hingga luruh. Proses ini memberi jalan bagi sel-sel kulit baru yang lebih segar untuk tumbuh serta membantu menebalkan kulit dengan memicu pertumbuhan kolagen

 

           

 

Tingkat pengelupasan peeling tergantung pada jenis cairan yang digunakan serta konsentrasinya. Biasanya peeling terbagi dalam tiga kategori utama: rendah atau superfisial, medium, dan dalam.

 

  • Peeling ringan/superfisial

Peeling ini sesuai untuk pemula dengan masalah kulit berjerawat, pori-pori besar, flek, dan kerut halus. Peeling jenis ini akan menyebabkan kulit mengelupas dengan ringan karena menggunakan cairan berkonsentrasi rendah ( contohnya salicylic, atau glycolic acid).  Pada perawatan facial, seringkali dilakukan peeling jenis ini, karena selain memperbaiki masalah kulit juga menghaluskan dan mencerahkan kulit. Untuk memberikan hasil yang optimal, dokter akan menyarankan beberapa sesi peeling ringan.

 

  • Peeling medium

Target peeling ini pada epidermis (lapisan permukaan kulit) dan lapisan teratas dari dermis, peeling ini efektif untuk memperbaiki kulit dari pigmen yang tidak teratur, bekas luka jerawat, dan kerusakan akibat sinar matahari, termasuk kerutan yang mendalam. Peeling dengan kedalaman menengah yang sering digunakan adalah cairan TCA, Jessner’s solution, dan glycolic acid dengan persentase cukup tinggi.

 

  • Peeling dalam

peeling ini bekerja dengan formula berbasis fenol masuk ke dalam lapisan dermal terendah untuk mengatasi kerusakan akibat sinar matahari yang parah dan bekas luka (termasuk bekas luka jerawat) serta mengencangkan kulit. Peeling mendalam bisa terasa nyeri dan biasanya membutuhkan anestesi lokal dan obat penenang. Peeling ini juga memiliki downtime yang lebih ekstensif, sekitar dua minggu dari bengkak, mengelupas, mengeras, dan sedikit perdarahan. Kulit sensitif lebih beresiko, hindari matahari setelah perawatan peeling. 

Apa yang harus dilakukan setelah perawatan peeling?

Setelah melakukan peeling, kulit akan sangat sensitif selama proses pemulihan. Ikuti beberapa tips berikut (dan instruksi dokter kamu) untuk menjaga kulit tetap sehat, terhidrasi, dan terlindungi.

  • Gunakan pelembab ringan dan fragrance-free untuk membantu pemulihan kulit dan menyamarkan kulit yang mengelupas. Jika kulit terlalu kering dan terkelupas, akan meninggalkan bekas luka.
  • Gunakan sunscreen SPF 30 atau lebih untuk melindungi sel kulit yang segar dan baru dari paparan sinar matahari, dan hindari sinar matahari langsung.
  • Tunda aktivitas olahraga selama masa pemulihan. Kamu biasanya disarankan kembali berolahraga setelah masa pemulihan perawatan peeling berhenti, kira-kira 5-7 hari. Semua jenis olahraga dan aktivitas yang mengeluarkan keringat berlebih bisa menyebabkan iritasi pada kulit yang masih memerah setelah peeling dan memperlama proses pemulihan.
  • Tunggu hingga kulit selesai masa pemulihan peeling untuk menggunakan makeup, yang bisa mengundang bakteri dan mengiritasi kulit.
  • Jika kamu mengalami luka bakar setelah peeling, gunakan Aquaphor beberapa kali dalam satu hari selama 3-4 hari sebelum berganti pada pelembab ringan.

 

Dalam beberapa hari pertama setelah perawatan, kulit terlihat seperti terkena sengatan matahari, terasa kering dan sensitif. Peeling ringan hingga menengah hanya membutuhkan dua hingga empat hari downtime (masa pemulihan), sementara peeling mendalam membutuhkan tujuh hingga dua-belas hari, dengan tambahan kulit kemerahan dan mengelupas hingga tiga bulan.

Kapan hasil dari perawatan peeling dapat terlihat?

Kamu akan mulai melihat perbaikan pada warna dan tekstur kulit setelah gejala setelah perawatan peeling mereda. Warna kulit akan terus membaik seiring waktu, dengan hasil yang terlihat dalam tiga bulan.

Berapa lama hasil perawatan peeling dapat bertahan?

Tergantung dari kekuatan peeling serta kebiasaan perawatan kulit, hasil bisa bertahan dari beberapa bulan hingga 10 tahun (setelah peeling mendalam fenol).

Berapa kali sebaiknya melakukan peeling?

Peeling ringan bisa diulang tiap beberapa minggu, hingga kamu mendapatkan hasil yang diinginkan. 

 

Peeling menengah memerlukan masa pemulihan antara tiap sesi, namun perawatan lanjutan bisa memperbaiki dan memperpanjang hasilnya. Beberapa dokter menyarankan peeling menengah setiap tahun. 

 

Peeling mendalam hanya bisa dilakukan satu kali seumur hidup.

Apa efek samping dari perawatan peeling?

Jika kamu memiliki kondisi jantung, konsultasikan pada dokter sebelum mendaftar perawatan peeling mendalam, karena fenol bisa membahayakan otot jantung dan menyebabkan detak jantung yang tidak normal.

 

Bagi semua peeling, selain resiko kering dan mengelupas, terdapat resiko hiperpigmentasi, terutama bagi mereka dengan kulit cenderung gelap atau hiperreaktif. Beritahu dokter jika kamu rentan pada hiperpigmentasi pasca-inflamasi yang disebabkan trauma, seperti tanda merah atau bekas luka dari jerawat atau cedera.

 

Jika kulit kamu rentan berjerawat, berhati-hati karena peeling bisa memicu timbulnya beruntus-beruntus atau jerawat. Biasanya diakibatkan pemakaian pelembab yang terlalu banyak pasca peeling.


Hindari peeling jika kamu sedang hamil atau bicarakan dengan dokter jika kamu sedang menyusui. Sebaiknya memang lebih baik menunggu setelah melahirkan untuk mendapatkan perawatan kosmetik apapun.

Bolehkan melakukan peeling sendiri dirumah?

Banyak exfoliating acid yang digunakan khusus untuk perawatan peeling dirumah yang dijual bebas, konsentrasi dan jenisnya cenderung lebih ringan daripada yang digunakan di klinik. Kekuatan peeling yang bisa dilakukan di rumah tergantung pada kandungan acid, konsentrasi, dan pH keseluruhan dari produk tersebut. Untuk keamanan pengguna, beli produk yang hanya dikhususkan bagi penggunaan di rumah dan tidak meninggalkan bahan kimia pada kulit lebih lama dari yang diinstruksikan.

Apakah peeling boleh dikombinasikan dengan perawatan lain?

Menggabungkan perawatan bisa mendapatkan hasil yang diinginkan dengan lebih baik dan lebih lama. 

Tindakan Botox atau suntikan filler biasa digabung dengan peeling. Peeling merawat permukaan kulit, sementara suntikan filler ditempatkan di bawah permukaan kulit sehingga perawatan tidak mengganggu satu sama lain. Namun, kamu perlu menunggu sekitar dua minggu setelah peeling mendalam agar kulit bisa pulih sebelum melanjutkan perawatan.

Jika mempertimbangkan melakukan microneedling sebagai tambahan pada peeling ringan untuk keseluruhan pelapisan kulit, berikan jeda selama dua minggu. Perawatan peeling pada kulit setelah perawatan microneedling dengan jarak terlalu dekat sangat beresiko menyebabkan komplikasi.

Apa perbedaan peeling dan mikrodermabrasi?

Kedua perawatan tersebut bisa mengelupas kulit, namun keduanya bekerja dengan cara yang berbeda. Mikrodermabrasi merupakan proses eksfoliasi secara fisik, dengan sel permukaan kulit pada area perawatan dilakukan scrubbing. Sementara, peeling menggunakan cairan khusus dengan konsentrasi tertentu untuk masuk ke dalam kulit dan melepaskan ikatan antar sel-sel kulit sehingga sel kulit lama bisa dihilangkan. 

Apa kelebihan dan kekurangan dari perawatan peeling?

Kelebihan

  • Dengan ragam jenis tingkatan dari ringan atau superfisial hingga dalam, peeling bisa disesuaikan pada jenis kulit, masalah tertentu, serta masa downtime yang diinginkan.
  • Biaya peeling lebih rendah dari laser, dengan menargetkan kondisi yang sama.
  • Jika kamu ingin memperbaiki warna kulit, peeling yang ringan bisa membantu meningkatkan warna kulit dengan cepat dan downtime yang singkat.

Kekurangan

  • Beberapa cairan asam tidak dapat diprediksi dan bisa menyebabkan reaksi pada kulit sensitif.
  • Orang dengan warna kulit cenderung gelap memiliki resiko hiperpigmentasi dengan peeling yang lebih dalam.
  • Terdapat resiko luka bakar atau bekas luka parah jika peeling yang digunakan tidak sesuai atau terlalu lama dioleskan.
Referensi
  • Fitzpatrick, 9th edition (2016). Chemical Peels and Dermabration
  • Costa et.al. (2017) Review in Peeling Complications.