Ibu Hamil Wajib Tahu, 7 Masalah Kulit yang Mungkin Terjadi!
25 July 2022 - by Raesindy Dzufriana
COPY LINK

Ibu Hamil Wajib Tahu, 7 Masalah Kulit yang Mungkin Terjadi!

 

Saat proses kehamilan, banyak yang berubah dari seorang wanita. Tidak hanya dalam kondisi “pregnancy glow” atau yang bisa disebut dengan aura kecantikan alami yang terpancar dari ibu yang sedang hamil. Ibu hamil juga mengalami perubahan dari bentuk tubuh, sirkulasi darah, rutinitas hingga masalah kulit. Masalah kulit ini sebenarnya menjadi hal yang umum terjadi karena faktor hormon dan sistem kekebalan tubuh pada ibu hamil yang berubah.

 

Saat masalah kulit terjadi pada ibu hamil, untuk menindaklanjutinya sebaiknya melakukan pencegahan dini agar masalah tidak semakin meluas yaitu dengan menggunakan beberapa kandungan skincare topikal yang aman dan telah direkomendasikan oleh dokter. Yuk simak apa saja masalah kulit pada ibu hamil, karena Minhey juga merangkumnya dan memberikan solusinya!

 

Baca Juga: Benarkah Stress Bisa Menyebabkan Jerawat?

 

Masalah Kulit Pada Ibu Hamil

 

Masalah kulit pada ibu hamil merupakan kondisi yang umum terjadi, sehingga kamu tidak perlu khawatir secara berlebihan, karena kondisi ini tidak permanen. Bahkan bisa saja kembali setelah masa kehamilan berakhir. Berikut beberapa masalah kulit yang mungkin saja terjadi bagi ibu hamil, yaitu:

 

1.   Masalah pigmentasi

 

Masalah-pigmentasi.jpg

 

Peningkatan pigmen biasanya muncul di area wajah seperti dahi, pipi, hidung, dan bibir. Kondisi ini ditandai dengan bintik gelap dan bercak pada kulit yang disebabkan oleh meningkatnya zat melanin yang memberi warna pada kulitmu. Kondisi ini biasanya akan menghilang setelah kamu melahirkan. Beberapa wanita juga merasa bahwa area kulit di sekitar puting payudara yang jauh lebih gelap dari biasanya.

 

2.   Kulit berjerawat

 

Kulit-berjerawat.jpg

 

Berjerawat  merupakan kondisi yang sangat umum terjadi. Biasanya selama masa kehamilan akan lebih mudah berjerawat dibanding sebelumnya. Jerawat biasanya muncul saat kehamilan menginjak trimester pertama dan kedua dengan tingkat keparahan yang berbeda. Faktor terjadinya jerawat pada ibu hamil biasanya karena hormon yang meningkat dan kelenjar kulit aktif menghasilkan minyak.

 

3.  Skin Tag

 

Skin-tag.jpg

 

Kondisi kulit ini sangat umum dirasakan pada ibu hamil di trimester kedua dan ketiga. Biasanya tag muncul pada wajah, leher, ketiak, dan lipatan payudara. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya berat badan dan meningkatnya kadar hormon selama kehamilan. Sebenarnya saat kondisi hamil telah usai, skin tag akan hilang dengan sendirinya. Tetapi jika kamu ingin mencegah dan merasa skin tag sebagai pengganggu penampilan mu maka dapat dicegah dengan skincare tertentu.

 

4.  Stretch mark

 

Stretch-marks.jpg

 

Hampir 90% ibu hamil di usia 6-7 bulan pasti memiliki masalah kulit stretch mark. Biasanya kondisi ini ditandai dengan munculnya guratan berwarna merah keunguan dengan rasa gatal di permukaan kulit seperti bagian payudara, perut, bokong, paha, pinggul, dan lengan bagian atas. Hal ini terjadi karena peningkatan berat badan oleh ibu hamil, sehingga mempengaruhi elastisitas dan peregangan pada kulit.

 

5.   Varises

 

Varises.jpg

 

Perubahan hormon progesteron dan meningkatnya jumlah darah dalam tubuh juga dapat menyebabkan pembuluh darah vena membesar dan membengkak atau bisa dikenal dengan varises. Varises pada ibu hamil biasanya terjadi pada sekitar lutut, sehingga mengganggu penampilan dan terkadang timbul rasa nyeri saat berjalan. Gejalanya sendiri ditandai dengan perubahan warna kulit yang disertai dengan kram otot kaki dan kulit yang kering.

 

6.  Spider veins

 

Spider-veins.jpg

 

Tidak jarang juga saat ibu hamil akan timbul spider vein yang berada pada panggul bagian bawah, bokong, atau di tempat lain. Penyebabnya sendiri hampir sama dengan timbulnya varises sehingga kondisi ini bisa saja hilang setelah melahirkan. Pembuluh darah akan terlihat di bawah kulit dengan berwarna ungu atau biru. Memang tidak menimbulkan rasa sakit, hanya saja kaki terasa gatal, lebih mudah pegal dan tidak menarik saat dipandang.

 

7.   Kulit mudah gatal

 

Mudah-gatal.jpg

 

Masalah kulit gatal dengan bintik-bintik merah ini biasanya adalah hal yang normal. Jika kamu memiliki riwayat kulit yang sensitif berarti semasa kehamilan jangan pergi ke jauh tempat terlebih dahulu. Kondisi terjadi karena kulit yang terlalu kering, faktor hormon dan suplai darah yang meningkat. Kondisi ini paling umum terjadi pada bagian perut, lengan dan payudara yang mulai meregang.

 

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengetahui Skincare Abal-abal?

 

Solusi Perawatan Kulit Selama Masa Kehamilan

 

Masalah kulit sensitif sangat umum ditemui oleh ibu hamil. Biasanya ditandai oleh kulit yang kering dan tampak bersisik. Bahkan bisa saja kulit wanita yang sedari awal tidak sensitif maka selama kehamilan akan mengalami masalah tersebut. Kulit sensitif ini ditandai dengan kemerahan, bengkak, gatal, iritasi, dan terasa perih saat disentuh.

 

Selain tetap melakukan pola hidup yang sehat seperti mengkonsumsi makanan dan olahraga yang seimbang. Yuk simak juga bagaimana solusi untuk mengatasinya:

 

  • Jangan lupa tetap menggunakan sunscreen selama beraktifitas diluar ruangan
  • Cuci wajah secara rutin dengan kandungan yang aman untuk ibu hamil
  • Gunakan riasan wajah secara selektif karena dikhawatirkan mengganggu perkembangan janin
  • Gunakan skincare dari bahan alami seperti kandungan azelaic acid, glycolic acid, atau sulfur
  • Rutin menggunakan pelembab pada kulit, karena kulit wajah dan bagian tubuh lainnya rentan akan kulit yang kering
  • Hindari skincare yang mengandung bahan kimia seperti retinol dikarenakan kulit ibu hamil sangat sensitif
  • Gunakan olive oil di area perut untuk mencegah timbulnya stretch mark, serta menjaga hidrasi tubuh dengan perbanyak konsumsi air putih

 

Namun tidak perlu khawatir, karena pada beberapa ibu hamil, kerusakan kulit akan membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu setelah proses kehamilan. Supaya mengetahui informasi lebih lanjut, mengenai solusi dari masalah kulit pada ibu hamil. Silakan lakukan konsultasi dengan dokter yang telah ahli dibidangnya, jangan mudah percaya dengan desas desus orang lain dan konsultasikan dengan dokter disini 

 

Tags :
Other Articles