Description
Treatment
Skincare
Video
Vitiligo
written by Raesindy Dzufriana
Medical review by dr. Hari Darmawan, Sp.KK
Last updated 28-March-2022

Apa Itu Vitiligo?

Vitiligo merupakan kondisi gangguan kulit autoimun yang menyebabkan pigmen warna kulit (melanosit) hilang. Perubahan kulit  tidak menimbulkan rasa sakit, gatal, tekstur kulit atau sensasi apapun. Vitiligo dapat menyerang semua anggota tubuh seperti wajah, leher, badan, anggota gerak (lengan, tangan, tungkai, kaki), dan mukosa (area mulut dan kelamin).

 

Baca juga: Apa Itu Kandungan Steroid?

Apa saja ciri-ciri vitiligo?

Secara umum penderita vitiligo ditandai dengan munculnya bercak putih depigmentasi berwarna putih susu/putih kapur dengan batas tegas dan jelas dan kontras dengan lesi kulit normal. Vitiligo bisa terjadi oleh siapapun dari segala jenis usia, etnis dan gender, walaupun orang dengan riwayat genetik autoimun lebih rentan terkena vitiligo. 

Apa penyebab vitiligo?

 

Vitiligo terjadi karena sel melanosit kulit yang harusnya memproduksi pigmen kulit berhenti berfungsi sehingga terbentuknya depigmentasi atau warna putih pada kulit. Secara epidemiologi ada sekitar 0,5–2% orang di dunia mengalami vitiligo. Namun penyebab timbulnya kelainan vitiligo sendiri belum diketahui secara pasti, beberapa teori mengatakan bahwa kemungkinan seseorang terserang kelainan kulit ini dikarenakan:

 

  • Faktor genetik berupa riwayat keturunan berpengaruh sekitar 30%, tetapi tidak menutup kemungkinan vitiligo akan timbul secara lompat generasi
  • Gangguan autoimun, di mana sistem kekebalan seseorang secara keliru menyerang tubuhnya sendiri dan dalam kasus ini menyerang sel melanosit
  • Faktor lingkungan, seperti terpapar senyawa kimia industri tertentu, stres berlebihan dan dipicu kulit yang sering terkena paparan sinar matahari

 

Ketika kamu menyadari bahwa terdapat faktor genetik dalam keluarga yang menderita vitiligo, maka kamu dapat melakukan beberapa tindakan berikut untuk mencegah vitiligo ini muncul : 

 

  • Gunakan tabir surya setiap beraktivitas diluar ruangan, karena paparan sinar matahari yang terlalu berlebihan diduga sebagai salah satu faktor vitiligo muncul
  • Hindari membuat tato pada area tubuh, karena vitiligo mudah muncul akibat trauma pada kulit
  • Menjaga pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, tidur cukup dan menghindari stress fisik dan psikis. 

Apakah vitiligo berbahaya?

Kelainan vitiligo ini bukan kondisi yang membahayakan, karena tidak menyebabkan kematian, infeksi dan tidak menular kepada orang lain baik bersentuhan atau pemakaian barang bersamaan. Namun perlu diperhatikan terkadang penderita akan terganggu dari efek psikologi karena merasa tidak percaya diri. 

 

Baca juga: Apa efek samping dari perawatan IPL?

 

Apakah vitiligo dapat menyebar?

Perkembangan vitiligo sulit untuk diprediksi karena setiap orang memiliki efek dan kemunculan yang berbeda, bercak bisa saja menyebar luas dengan bentuk yang tidak teratur pada bagian tubuh dan wajah baik dalam hitungan bulan ataupun tahun. Menurut American Association of Dermatology penyebaran vitiligo juga terbagi menjadi dua jenis yaitu:

 

  • Tipe segmental atau vitiligo lokal, bercak putih biasanya akan menyebar pada satu bagian tubuh saja seperti kaki, tangan atau wajah (hanya pada satu sisi). Biasanya penyebaran akan berlangsung cukup cepat selama satu tahun, lalu setelahnya akan berhenti. Kasus ini masih jarang ditemukan hanya terdapat 10% dari total penderita. 

          tipe vitiligo segmental atau vitiligo lokal

 

  • Tipe non-segmental, bercak putih menyebar pada seluruh tubuh dan wajah secara tidak teratur. Kondisi ini paling umum ditemukan sekitar 90% penderita mengidap vitiligo jenis ini. Vitiligo non segmental mempunyai bercak yang cenderung bertambah lebar dan semakin terlihat jelas namun perkembangan sendiri berjalan  lebih lambat.

          tipe vitiligo non segmental

 

Apakah vitiligo dapat sembuh total?

Walaupun penyakit ini tidak menular, tetapi belum ada penyembuhan total secara permanen oleh berbagai jenis obat oles dan perawatan yang telah disebutkan diatas. Metode perawatan hanya bertujuan untuk memperbaiki penampilan kulit dan mengurangi pelebaran bercak putih depigmentasi yang artinya vitiligo tidak tumbuh baru sehingga nantinya dengan perawatan akan memberikan warna kulit yang lebih merata.

Bagaimana cara menghilangkan vitiligo?

Cara Menghilangkan Vitiligo

 

Penanganan utama yang dapat mencegah atau memperlambat penyebaran vitiligo dilakukan dengan menggunakan tabir surya dan jangan menggaruk ataupun menggosok area kulit yang terkena vitiligo. Jenis prosedur perawatan yang diambil juga tergantung dari lokasi dan ukuran vitiligo. Perawatannya vitiligo sendiri harus rutin, membutuhkan kesabaran dan menghabiskan waktu bertahun-tahun seperti:

 

  • Penggunaan salep oles dengan kandungan kortikosteroid, takrolimus, atau pimekrolimus. Biasanya krim jenis ini digunakan selama beberapa bulan hingga bertahun-tahun. Namun penggunaan kortikosteroid oles juga memiliki efek samping seperti menipisnya kulit (atrofi) dan muncul stretch mark maupun telangiektasis (pelebaran pembuluh darah). 

 

  • Fototerapi PUVA atau NBUVB merupakan perawatan yang paling banyak digunakan terutama untuk penyebaran vitiligo yang lebih dari 20% permukaan kulit. PUVA merupakan perawatan dengan mengkombinasikan psoralen dan diteruskan dengan cahaya UVA. Namun teknik ini memiliki efek samping jangka pendek, yaitu kulit terbakar, pruritus, dan xerosis. Saat ini NBUVB (gelombang pendek ultraviolet B) lebih populer digunakan karena lebih minim resiko efek samping. 

 

  • Prosedur bedah (tandur kulit) dilakukan untuk mengembalikan warna kulit seperti semula namun prosedur ini dilakukan untuk vitiligo yang telah berhenti berkembang (vitiligo stabil). Teknik ini memiliki tiga jenis seperti cangkok kulit yang dilakukan dengan mengambil sebagian kulit tubuh yang sehat untuk menutupi bercak putih, blister grafting dengan metode yang hampir sama dengan cangkok namun kulit yang diambil dilelehkan terlebih dahulu. Terakhir menggunakan mikropigmentasi yang dilakukan dengan penanaman pigmen ke kulit dengan penggunaan yang dilakukan secara berulang selama beberapa tahun.

 

Jika kamu masih punya pertanyaan seputar vitiligo, silakan tanya dokter disini ya!




Other Articles