Description
Treatment
Skincare
Video
Peremajaan Vagina
written by Cut Ikhvani Audina
Medical review by dr. Dartri Cahyawari, Sp.DV
Last updated 30-March-2022

Apa Itu Peremajaan Vagina?

Peremajaan vagina adalah istilah umum untuk prosedur yang dilakukan untuk mengencangkan, menebalkan saluran, dan meningkatkan pelumasan cairan vagina. Vaginal Rejuvenation ini dilakukan untuk meningkatkan kolagen dan aliran darah pada vagina sehingga warna lebih pinkish, selaput lendir lebih tebal dan cairan pelumas lebih banyak. Beberapa alat vaginal rejuvenation dengan handpiece yang berbeda juga dapat untuk meremajakan daerah vulva atau daerah sekitar bibir kelamin, sehingga memperbaiki  kulit bibir kelamin yang kendur menjadi lebih kencang, plumpy, warna lebih cerah, dan kerutan berkurang. Prosedur ini diutamakan untuk wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seksual dan harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dengan dokter.

 

Baca juga: Apa Itu Suntik Keloid?

Apa yang menyebabkan permasalahan di vagina?

 

Permasalahan di area vagina biasanya terjadi karena beberapa faktor, diantaranya :

 

  • Proses kehamilan atau persalinan
  • Genetik
  • Faktor usia
  • Hubungan seksual
  • Inkontinensia Urin (kencing sulit ditahan)
  • Operasi
  • Merokok
  • Obesitas
  • Menopause

Apa yang menyebabkan vagina kering?

Vagina memiliki pelumas alami yang berfungsi untuk melembabkan area tersebut. Pelumas alami yang berfungsi sebagai pelembap ini dihasilkan pada serviks atau leher rahim. Produksi pelumas alami ini terjadi karena adanya hormon estrogen. Hormon estrogen ini bisa berkurang saat memasuki masa menopause.

 

Penyebab Vagina Kering

 

Orang yang sudah memasuki masa menopause biasanya mengalami masalah kering pada vagina. Selain menopuse, ada beberapa hal lain yang menyebabkan vagina kering, diantaranya:

 

  • gangguan stress atau hormon
  • setelah melahirkan
  • menggunakan produk pembersih area kewanitaan
  • pernah menjalani operasi atau pengobatan untuk penyakit rahim atau indung telur

Apa yang menyebabkan vagina kendur?

Salah satu penyebab vagina menjadi kendur adalah karena hilang atau rusaknya jumlah kolagen dalam organ tersebut yang fungsinya menopang kulit agar tetap kencang. 

 

Faktor yang dapat membuat kolagen di area vagina menjadi menyusut salah satunya adalah melahirkan normal. Proses melahirkan normal terjadi dimana lubang vagina mengalami pembesaran saat bayi keluar kemudian menyusut kembali dapat mengendurkan otot dan kulit vagina. Oleh karena itu, wanita yang sudah pernah mengalami persalinan normal memang akan rentan mengalami kekenduran pada area vagina.

Bagaimana cara agar vagina tidak kering?

 Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat vagina menjadi tidak kering atau terjaga kelembapannya, diantaranya:

 

  • rajin membersihkan area vagina dengan benar
  • hindari penggunaan sabun/pembersih untuk area kewanitaan secara berlebihan
  • minum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi yang bisa memperparah kondisi vagina yang kering

minum-air-putih.png

 

  • menggunakan pelumas tambahan ketika sedang melakukan hubungan intim
  • menggunakan krim estrogen sesuai dengan petunjuk dokter jika vagina yang kering terjadi karena kurangnya kadar estrogen

 

Baca juga: Berapa lama hasil dari perawatan suntik botulinum toxin dapat terlihat?

Bagaimana cara meremajakan vagina?

 

Perawatan untuk peremajaan vagina dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan prosedur non-bedah dan bedah. Berikut adalah ulasan untuk masing-masing prosedur yang dilakukan.

 

Prosedur Non-bedah Peremajaan Vagina

Prosedur non-bedah dapat dilakukan bila masalah yang diderita masih ringan sampai sedang dan juga untuk perawatan peremajaan vagina serta mengatasi permasalahan vagina lainnya, diantaranya :

 

1. Radiofrekuensi 

Teknologi radiofrekuensi banyak digunakan untuk peremajaan vagina karena sangat nyaman. Di bawah ini adalah beberapa alat yang menggunakan teknologi radiofrekuensi:

 

  • ThermiVa®

ThermiVa® adalah perawatan dengan menggunakan radiofrekuensi yang dapat mengatasi banyak permasalahan vagina seperti vagina kering, kebocoran kandung kemih, nyeri saat berhubungan seksual, serta untuk meningkatkan kepuasan seksual. 

 

Selama perawatan, ThermiVa® akan memancarkan energi yang ditargetkan untuk memanaskan jaringan di dalam dan di luar vagina dengan lembut, untuk memicu respons penyembuhan regeneratif — sehingga kulit menjadi lebih kencang, lebih terhidrasi, dan responsif terhadap sensasi. Diperlukan beberapa sesi perawatan dan hasil yang maksimal akan terlihat setelah beberapa bulan.

 

Pada alat ini digunakan dua teknologi yaitu monopolar radiofrekuensi dan ultrasound. Monopolar radiofrekuensi menghasilkan penetrasi energi ke jaringan yang lebih dalam, lebih konsisten dibandingkan alat radiofrekuensi yang lain, dan tetap terkontrol. Alat ini dikombinasikan dengan ultrasound untuk menghasilkan panas sehingga melancarkan peredaran darah maka akan meningkatkan pertumbuhan kolagen.

 

2. Laser fraksional CO2

     Berbeda dengan laser CO2 konvensional yang sering dipakai untuk memotong, pada laser fraksional CO2 ini hanya memberikan perlukaan/cedera mikro yang diselingi dengan kulit sehat sehingga penyembuhan dan tumbuhnya jaringan yang baru dapat lebih cepat terjadi. Dibawah ini adalah alat-alat yang menggunakan teknologi laser fraksional CO2.

 

  • MonaLisa Touch®

      MonaLisa Touch® adalah perawatan dengan teknologi laser fraksional CO2. Perawatan ini memang tidak dimaksudkan untuk memiliki efek tightening namun lebih menargetkan untuk peremajaan vagina, masalah kekeringan pada vagina, hubungan seksual yang menyakitkan, serta inkontinensia urin. Laser ini akan membuat cedera mikro terkendali di sepanjang dinding vagina hal ini ditujukan untuk mendorong penyembuhan jaringan dan peningkatan aliran darah, serta peningkatan produksi kolagen dan elastin.

 

       Perawatan MonaLisa Touch® hanya akan berlangsung selama 5-10 menit. Kamu akan membutuhkan pengulangan perawatan hingga tiga atau empat kali, namun kemungkinan kamu akan mendapatkan peningkatan dari hasil perawatan hanya dalam beberapa minggu setelah sesi awal perawatan ini dilakukan. 

 

  • FemiLift®

FemiLift® juga menggunakan teknologi laser fraksional CO2 untuk meremajakan saluran vagina, menghilangkan gejala seperti kekeringan, nyeri saat berhubungan seks, dan inkontinesia urin. Laser ini menghasilkan cedera mikro terkendali dan rasa hangat yang memicu respons penyembuhan alami tubuh, membantu meningkatkan kolagen di vagina, meningkatkan pelumasan, dan mengembalikan elastisitas serta memperbaiki keadaan inkontinensia urin.

 

Dokter akan memasukkan probe berbentuk tabung ke dalam vagina pasien dan memutarnya 360 derajat untuk menembakkan laser yang terasa hangat di dalam jaringan vagina. Perawatan ini dilakukan dengan minimal downtime, tetapi kamu harus menghindari melakukan hubungan seksual selama lima hari hingga sembuh. Setiap sesi memerlukan waktu 10-15 menit, kamu juga membutuhkan serangkaian tiga sesi perawatan (dengan jarak 4 sampai dengan 6 minggu) untuk hasil yang terbaik.

 

Prosedur Pembedahan Peremajaan Vagina

 

Prosedur ini dapat dilakukan apabila pasien memiliki indikasi sebagai berikut:

 

  • Kelonggaran Vagina, dokter bedah akan melakukan pengencangan di area lubang vagina dengan perineoplasty dan di area dinding vagina dengan vaginoplasty

 

  • Urinary leakage (kebocoran kandung kemih/kencing), kandung kemih dan uretra dapat diamankan dengan perbaikan anterior, untuk mencegah kebocoran

 

  • Vaginoplasty Adalah prosedur bedah dengan memerlukan waktu satu hingga 2 jam untuk mengencangkan saluran vagina. Sebagian besar wanita ingin mendapatkan kembali vagina yang kencang untuk memenuhi kepuasan seksual mereka. Prosedur ini dilakukan dengan anestesi lokal atau umum. Dokter bedah akan memotong irisan berbentuk V dari jaringan di vagina, dan kemudian menggunakan jahitan untuk menjepit jaringan dan otot-otot dasar panggul. Dokter juga akan memberikan jahitan permukaan tambahan untuk mengencangkan lubang vagina.

 

  • Perineoplasty Adalah prosedur bedah yang dilakukan selama 30 menit untuk membantu mengencangkan lubang vagina dan perineum (area antara vagina dan anus). Robekan vagina atau perineum biasanya terjadi karena proses melahirkan dan dapat memicu rongga vagina yang menjadi lebih lebar yang menyebabkan kenikmatan seksual berkurang. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan anestesi lokal. Prosedur ini tidak cukup untuk mengencangkan vagina, dan hanya akan merapatkan pintu masuk ke lubang vagina.

 

Jika kamu masih punya pertanyaan seputar peremajaan vagina, silakan tanya dokter disini ya!