Benarkah Skin Fasting Dapat Mendetoks Kulit?
18 January 2022 - by Raesindy Dzufriana
COPY LINK

Benarkah Skin Fasting Dapat Mendetoks Kulit?

Metode perawatan kulit selalu menampilkan hal baru dan tidak ada habisnya, karena faktanya setiap wanita mendambakan kulit yang sehat dan indah. Maka dari itu penggunaan berbagai jenis skincare dengan manfaatnya masing-masing telah menjadi rutinitas setiap hari, khususnya bagi kaum wanita yang memiliki beragam masalah kulit. Namun pasti kalian suka heran, terkadang menggunakan beragam produk skincare bukan membuat kulit semakin membaik malah sebaliknya.

 

Baca Juga: 5 Perawatan Ini Bikin Wajah Glowing, Benar Nggak Ya?

 

healthy-skin-skin-fasting.jpg

 

Nah, akhir-akhir ini banyak yang membicarakan tentang skin fasting atau puasa skincare. Prinsip ini dilakukan dengan meminimalkan dan mengistirahatkan kulit dalam menggunakan produk skincare dalam jangka waktu tertentu bisa semalam, tiga hari, satu minggu, bahkan lebih. Saat ini, banyak rumor di dunia kecantikan yang menimbulkan pro dan kontra bahwa metode skin fasting dapat membantu mendetoks kulit sehingga kulit kembali sehat. Tetapi, benarkah demikian? Perlukah metode ini dilakukan? Biar kamu gak bingung yuk simak ulasannya dibawah ini!

 

Apa Itu Skin Fasting?

Istilah baru skin fasting biasanya dilakukan untuk perawatan pada permukaan kulit wajah. Metode ini diperkenalkan sejak tahun 2011 dan menjadi populer akibat diperkenalkan oleh perusahaan skincare asal Jepang, yaitu Mirai Clinical. Metode skin fasting tidak wajib dilakukan serta bukan sesuatu yang sudah terbukti secara ilmiah, namun hanya sebatas pengalaman orang lain saja sehingga kamu masih boleh melakukan metode ini dengan catatan memiliki kulit normal alias tidak bermasalah seperti kulit kering atau berjerawat

 

Baca JugaKrim Dokter Bikin Ketergantungan? Cek Faktanya Yuk! 

 

Prinsip yang benar dari penerapan metode ini yaitu bukan berarti setiap harinya kamu berhenti dalam menggunakan skincare, akan tetapi penggunaan produk dasar seperti sabun pencuci wajah, pelembab, dan tabir surya masih harus dilakukan karena ketiganya menjadi perawatan yang wajib digunakan dalam kondisi kulit apapun hanya saja metode skin fasting berlaku untuk penggunaan extend skincare seperti toner, serum, masker dan krim kulit lainnya.

 

Mendetoks Kulit Menggunakan Skin Fasting

Tren skin fasting sendiri dipercaya dapat membantu mendetoksifikasi kulit yang mengalami banyak masalah akibat penggunaan skincare, nantinya diharapkan kulit dapat meregenerasi sel yang baru secara sendirinya untuk memperbaiki kerusakan kulit.

 

Namun sayangnya kulit tidak bisa mendetoks. Detoks sendiri biasanya diperlukan karena banyak timbunan racun di bagian dalam tubuh bukan pada bagian luar seperti kulit. Biasanya detoks juga dikeluarkan oleh tubuh melalui keringat atau air seni sehingga melakukan puasa skincare pun kulit tidak akan mengeluarkan racun, hal ini bisa terjadi hanya karena masalah iritasi skincare yang terjadi pada kulit bagian luar bukan dalam tubuh. Jika kulit kamu baik-baik saja bahkan sudah cocok dengan skincare rutin maka tidak ada gunanya melakukan skin fasting dengan tujuan mendetoks, faktanya kulit memang harus terhidrasi setiap hari dengan menggunakan skincare dan proses hidrasi kulit secara alami akan terus berkurang seiring berjalan waktu.

 

no-makeup-skin-fasting

 

Mungkin untuk mengembalikan tampilan wajah yang sehat kamu dapat melakukan puasa menggunakan riasan wajah yang mengakibatkan penyumbatan terhadap pori-pori kulit, namun kalau kamu benar-benar ingin mendetoks kulit mulailah melakukan pola hidup sehat seperti banyak minum air putih, menggunakan pengaman seperti topi ataupun kacamata untuk menghindari paparan langsung sinar matahari, mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin seperti A, C , K dan menghindari makanan berlemak. Ingat jangan sampai karena ikut-ikutan tren tapi malah merusak kondisi wajahmu yang selama ini telah dirawat ya.


Jika kamu masih ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang detoks kulit dengan puasa skincare, silakan langsung diskusi dengan Dokter disini yuk!

Tags :
Other Articles